Twitterland, 7 Jul 12
Eng ing eeng..saya akan terangkan sekilas tentang sosok Dahlan Iskan Mentri BUMN yg fenomenal itu. Ini Part I. Untuk pencerahan tentang Pemimpin/Pejabat Negara kita.
Dahlan Iskan (DIS) ketika ditunjuk jadi Dirut PLN memang telah menunjukan prestasi yg lumayan, ada dimuat dlm bukunya "Satu Tangis Sejuta Tawa". Salah satu keberhasilan DIS di PLN adalah menekan tingkat pemadaman listrik yg sudah kronis dan mengganggu kehidupan rakyat sehari2. DIS juga berhasil "menularkan" cara kerja yg efektif dan efisien di PLN. Banyak praktek KKN yg dia basmi. Sambungan baru juga naik tajam.
DIS jg dikenal sebagai sosok yg tdk kenal lelah, energinya seolah2 tanpa batas meski dia eks pasien transplantasi hati/liver. Team work juga bagus. Namun, success story DIS di PLN itu bukan tanpa "cacat". Kalangan internal PLN, Depkeu & DPR tahu persis bagaimana pemborosan puluhan Triliun di PLN. Pemborosan puluhan Triliun di PLN itu disebabkan karna "terobosan" DIS utk atasi pemadaman listrik dgn sewa genset2 berkonsumsi BBM/solar. Sampai saat ini kasus infesiensi terkait sewa genset2 tsb msh tahap pemeriksaan DPR, BPK, Kepolisian, Kejagung & KPK. Blm ke proses hukum.
Ketika Mustafa Abubakar kena stroke, Dahlan Iskan muncul jd pengganti sebagai MenBUMN. Disebut2 sebagai hasil endorsemen/titipan Chairul Tandjung. Di tingkat elit politik nasional, sdh rahasia umun, pos Menteri BUMN itu adalah "jatah" atau "orangnya" Chairul Tanjung/Para Grup. Disamping itu, awalnya SBY juga butuh figur menteri yg populer dan bisa dijadikan pendongkrak kredibilitas SBY dan KIB II yg hancur lebur.
Di awal penunjukan DIS, publikk happy. Presiden senang. DIS langsung "tancap gas" dan lakukan manuver2 yg menarik simpati rakyat. Keren deh...
DIS banyak telurkan kebijakan2 yg populer : Delegasikan 20 kewenangannya ke dirut2 BUMN. Rencana profesional wanita jadi direksi BUMN. Rencana tunjuk anak2 muda yg profesional, cerdas, dan berani utk jadi direksi BUMN. Bubarkan Petral yg sarang korupsi terbesar di RI. Rencana hapus macet di penyebrangan Merak - Bakauheni hanya dalam 1 bulan. Rencana IPO 8 BUMN, Holding BUMN Perkebunan, Tambang, Farmasi. BUMN Holding Kontruksi. Selesaikan macet di jalan tol Jakarta dan akan bebaskan biaya tol jika kemacetan di pintu tol lebih dari 5 mobil.
DIS mau berantas mafia KKN & distribusi BBM di Pertamina, jadikan Pertamina kalahkan Petronas hanya dalam waktu 2 tahun. Cetak 1 juta ha sawah. DIS juga mau ciptakan pelayanan KAI yg terbaik. Selesaikan masalah Merpati via Sayembara Avanza. Mau remajakan pabrik2 gula, CPO dst dst....
Intinya, semua yg direncanakan DIS dalam waktu 7 bulan terakhir ini sangat "memuaskan" dahaga publik. Rakyat terpesona, terbawa mimpi2 indah.
Nah, sekarang kita lihat realisasi & fakta2nya. Apa yg sudah dilakukan DIS selama hampir 8 bulan sebagai Men BUMN? Apakah seindah janji2 asinya?
Publik sekarang mulai meragukan integritas dan kapasitas Dahlan Iskan sebagai Mentri BUMN. Mayoritas sudah menilai hanya sebagai pencitraan DIS belaka. Apakah salah dgn manuver2 DIS yg sangat terkesan untuk kepentingan pencitraan itu? Jawabnya : TIDAK. Itu sah2 saja. Bagus untuk "jualan".
Lakon DIS yg sesak2an naik kereta, numpang ojek, makan di pinggir jalan, jadi sales Tol Card di jalan tol, tidur di gubuk petani & savana. "Menyumbang" Pak Raden yg sakit, tampil dibanyak TV Show, "ngamuk2" di jalan tol, terbitkan buku2 & features2, aktif di twitter dst dst... Semua yg dilakoni oleh DIS itu tentu menarik utk diikuti & dikaji. Apakah itu hanya pencitraan murahan by design (skenario/direncanakan)?
Pencitraan itu penting, bahkan sangat penting bagi para pejabat, tokoh, politisi dst... Citra positif yg kuat itu sangat berguna. Citra baik itu menjadi legitimasi bagi tokoh terkait utk menjalankan program2nya, mencapai tujuannya sekaligus mendapatkan dukungan publik. Banyak politisi, tokoh, pejabat, pengusaha dst, yg berhasil, kinerjanya luar biasa, integritas bagus, dst... Tapi publik tdk tahu, tdk kenal.
Kenapa bisa tokoh2 yg luar biasa itu tdk dikenal luas oleh publik/rakyat? Karna mereka tdk mau atau tdk tahu cara pencitraan yg tepat.
Pencitraan itu sendiri adalah suatu program kerja yg dilakukan secara sistematis, terencana, terorganisir, kontiniu dan profesional. Ada 2 hal utama yg bisa jadi dasar kreasi pencitraan : sosok pribadi yg akan dicitrakan (karakter) dan kinerja/prestasi dari sosok tsb.
Karakter figur yg kuat, integritas (kejujuran, keberanian, moral dan akhlak) bagus, adalah modal yg besar. Plus jika punya prestasi hebat. Semua kekuataan yg ada dlm sosok yg mau dicitrakan itu dieksplore habis2an oleh suatu tim pencitraan yg solid. Semua kelemahan ditutupi. Tim pencitraan yg hebat, akan lakukan inventarisisasi kelebih2an yg terdapat pada sosok/figur yg akan diangkat/digenjot pencitraannya.
Nah, contoh seperti Dahlan Iskan. Publik sekarang telah melihat hasil kerja tim pencitraan DIS yg luar biasa. DIS dipersonifikasikan sbg figur yg cerdas, sukses, easy going, egaliter, merakyat, ceplas ceplos, rendah hati, gaul abis, pemurah/baik hati, dst..dst3...
Sebagai mantan wartawan & pengusaha media terbesar yg sukses, DIS dgn tepat telah memilih personifikasi yg dikehendakinya di mata publik. Bagaimana semua ini bisa terjadi? 1. DIS memang sangat paham kekuatan pencitraan diri. DIS selalu ngomong ke teman2 dekat, staf dan kolega2nya tentang begitu pentingnya pencitraan diri. "Jika citra diri sdh bagus, kita bisa buat apa saja, karna publik akan dukung kita" ujar DIS.
Itu sebabnya, mengenai pencitraan diri, DIS menggarap dan mengerjakannya dgn sangat serius. Kemana2 dia selalu bersama tim media/citra. Setiap gerak langkah, ucapan dan perilaku DIS direncanakan dgn sebaik2nya sesempurna mungkin, dinilai, utk dpt dijadikan bahan pencitraan.
Rekan2 DIS, pers & elit Negeri ini tahu persis bahwa DIS kemana2 selalu membawa stafnya yg bertugas khusus untuk angkat berita ke media/pers. Maka tidak heran, setiap tindakan DIS yg humanis, populis atau bahkan kontroversial namun sangat bagus utk pencitraan, sangat cepat menyebar
Selain didukung oleh jaringan raksasa media Jawa Pos Grup (180 koran), JPNP dan 45 TV lokal, Dahlan juga didukung Detikcom. Makanya tdk heran, berita menarik dan bagus (untk pencitraan) tentang Dahlan Iskan, bisa dibaca setiap hari di Detikcom.
Mayoritas publik yg cermati lakon Dahlan Iskan tentu sudah sadar/tahu persis bahwa apa yg muncul di media2 massa tentang DIS itu = by design. Tentu saja semua yg dilakukan oleh Dahlan Iskan itu tdk salah. Wajar dan sudah seharusnya dilakukan oleh politisi, pejabat, tokoh2 lain. Namun, sudah sewajarnyanya juga, akun pencerahaan, antikorupsi dan provokator utk kejujuran seperti TM2000 ini beri pemahaman kepada publik.
Tujuan kami adalah agar publik dapat bertindak hati2 dlm menilai, mengambil kesimpulan dan memutuskan sesuatu yg terkait nasib bangsa.
Cukup sekian dulu. Nanti saya sambung part 2 dan seterusnya tentang Profil Dahlan Iskan sebagai Pejabat Publik. Semoga bermanfaat. Wassalam
Salam Kritis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar